Panduan Lengkap Cara Menggunakan APAR dengan Teknik PASS agar Api Cepat Padam

Kebakaran adalah ancaman nyata yang bisa terjadi kapan saja, baik di lingkungan rumah maupun tempat kerja. Memiliki alat pemadam api ringan atau APAR adalah langkah awal yang krusial, namun memiliki alat tersebut tidak akan banyak membantu jika Anda tidak memahami cara mengoperasikannya secara benar. Banyak orang merasa panik saat pertama kali melihat api, sehingga mereka membuang waktu dan tidak mampu bertindak efektif. Oleh karena itu, memahami teknik PASS merupakan keahlian dasar yang wajib dimiliki oleh setiap individu untuk menanggulangi titik api awal sebelum membesar.

Teknik PASS sendiri adalah akronim dari empat langkah sistematis yang diakui secara internasional untuk memadamkan api. Langkah pertama adalah P, yaitu Pull atau tarik. Pada tahap ini, Anda harus menarik pin pengaman yang terletak pada bagian atas tuas. Pin ini berfungsi sebagai kunci agar tuas tidak tertekan secara tidak sengaja. Jangan menarik tuas sebelum pin pengaman dilepaskan, karena alat tidak akan mengeluarkan media pemadam jika pin masih terpasang.

Langkah kedua adalah A, yaitu Aim atau arahkan. Arahkan corong atau selang pemadam ke dasar api, bukan ke arah lidah api yang menjulang tinggi. Membidik dasar api sangat penting karena di sanalah sumber panas dan bahan bakar yang memicu pembakaran berada. Banyak orang keliru dengan menyemprotkan media ke arah api yang berkobar di udara, yang justru sia-sia karena tidak mematikan sumber energinya.

Langkah ketiga adalah S, yaitu Squeeze atau tekan. Tekan tuas atau pemicu secara perlahan namun mantap. Dengan menekan tuas, isi media di dalam tabung akan terdorong keluar menuju titik yang telah Anda arahkan sebelumnya. Lakukan dengan stabil agar aliran media pemadam konstan dan tidak terputus-putus. Pastikan posisi tangan Anda kokoh saat menekan tuas untuk menjaga akurasi semprotan.

Langkah terakhir adalah S, yaitu Sweep atau sapukan. Sapukan corong pemadam secara perlahan dari satu sisi ke sisi lain di atas dasar api. Gerakan menyapu ini bertujuan untuk menutupi seluruh area yang terbakar agar api benar-benar padam secara menyeluruh. Lakukan gerakan ini secara berulang hingga api tidak lagi menunjukkan tanda-tanda menyala. Jangan pernah berbalik arah atau meninggalkan area tersebut sampai Anda benar-benar yakin bahwa api sudah padam total.